HOME
CONTACT US FAQS
LOG IN    SIGN UP NOW
Username :
Password :
| Forget Password
  
e131 : X-TREME Sport Edition
e130 : Toys & Figure Edition
e129 : Modification Edition
e128 : E-Junkies Edition
e127 : Nite Life Edition
e126 : Football Die-Hard Edition
e125 : Holiday Edition
e124 : Private & Confidential Edition
e123 : Earth Edition
e122 : Jajanan Kaki Lima Edition

Website ini masih dalam tahap pengembangan.

Edisi 93
Home  > Edisi 93  > Intermeso  > Michael’s ‘Never Apart’ Concert: A Stainless Music Show
Michael’s ‘Never Apart’ Concert:
A Stainless Music Show

Teks oleh Frans Margo Leo
Foto oleh Bobby W. Wennars dan M. Amir Imanuddin

Tidak sedikit penyanyi yang performanya di acara live justru jeblok dibanding ketika beraksi di balik layar, tapi Guang Liang adalah pengecualian.



Balairung megah Sky Convention Hall, Cemara Asri menjadi saksi ketika Guang Liang kembali menunjukkan kelasnya sebagai soloist, instrumentalis, dan komposer yang tangguh baik ketika beraksi secara on air atau off air. Mengusung tema Never Apart sesuai dengan judul album terbarunya, Guang Liang membuai sedikitnya 1.200 audiens selama 2 jam sampai-sampai seisi ruangan penuh dengan lovey-dovey mood.

Bahkan, saking ramah dan bersahabatnya, setiap kali selesai membawakan satu lagu, Guang Liang selalu bercengkrama dengan penonton, baik itu sekadar menyapa ataupun memberikan kesempatan kepada publik untuk memesan lagu kesukaan. Serunya lagi, semua orang selalu memberikan balasan yang tidak kalah heboh. Di akhir acara, semua orang memberikan aplaus dengan sepenuh hati. ”Wah seru sekali. Tidak menyesal kami jauh-jauh dari Hong Kong datang ke sini. Konser di Medan tidak kalah dengan yang di luar negeri,” kata Linda, fans dari Hong Kong, yang diamini oleh 2 teman sejawatnya, Candy dan Karen. Selain itu, fans dari Malaysia, Anna Tan, Meg Lim, dan Melene Ng, juga tak kalah antusias dalam menyambut sang bintang idola.

Dan setelah memastikan hampir semua penonton telah duduk di kursinya masing-masing, maka pihak penyelenggara, Aplaus Entertainment, tanpa menunggu lama, segera memulai konser tepat pada pukul 20.30 WIB (21/2). Sebagai pembuka comeback-nya, Guang Liang pun langsung menghentak pengunjung dengan tembang up-beat tempo, Yan Huo / 烟火 (Fireworks), berikut dengan ‘hujan’ lampu sorot aneka warna plus kembang api asli yang diletupkan setinggi 2 meter dari bibir panggung.

Kejutan Guang Liang masih berlanjut saat sembari bernyanyi, ia juga menari kecil bersama dua pasang penari di belakangnya, lalu dengan leluasa mengitari panggung untuk menangkap perhatian seluruh audiens (selama ini, Guang Liang jarang terlihat menari sambil bernyanyi). “Apa kabar? Apakah anda sekalian baik-baik saja?,” sapa Guang Liang yang kemudian dijawab dengan antusias oleh segenap pengunjung.

Selepas itu, Guang Liang masih mengajak pemanasan di Ai Ke Yi Dian Liang Zheng Ge Shi Jie / 爱可以点亮整个世界 (Love Can Brightens The World). Dan ketika mood penonton sudah meninggi, Guang Liang, sejurus kemudian, langsung membawakan tiga nomor andalan: Di Yi Ci / 第一次 (The First Time), Dou Shi Ni / 都是你 (Its All You), dan Yue Ding / 約定 (Commitment). Lebih-lebih, Guang Liang sengaja berjalan menyalami para penonton satu per satu hingga ke kursi belakang dan bahkan mengizinkan salah seorang penonton ikut bernyanyi.

 


Baca juga :
    - Review Film
    - Book Review
    - Movie Preview
    - Music Preview