HOME
CONTACT US FAQS
LOG IN    SIGN UP NOW
Username :
Password :
| Forget Password
  
e131 : X-TREME Sport Edition
e130 : Toys & Figure Edition
e129 : Modification Edition
e128 : E-Junkies Edition
e127 : Nite Life Edition
e126 : Football Die-Hard Edition
e125 : Holiday Edition
e124 : Private & Confidential Edition
e123 : Earth Edition
e122 : Jajanan Kaki Lima Edition

Website ini masih dalam tahap pengembangan.

Edisi 117
Home  > Edisi 117  > Jeda  > Fit  > Masih Muda Kok Ubanan?
Masih Muda Kok Ubanan?
Teks oleh Erlinawati Koto | Foto oleh M. Amir Imanuddin & Istimewa | Konsultan: Mandy Ko, Hair Stylist

MEMANG sih, jumlah ubannya nggak sebanyak orangtua atau uban nenek/kakek kita, tapi kalau boleh dibanding-bandingkan sama anak muda pada umumnya, mereka ini tergolong anak muda ubanan. Fenomena anak muda beruban memang bukan terbilang baru, tapi setidaknya keluhan ini semakin nyaring terdengar.

Aduh, kok ada uban sih? Kenapa ya masih muda udah ubanan? Kurang lebih itulah ungkapan rasa sedikit tidak percaya bila menemui uban di rambut kepala. Menurut pengamatan Mandy Ko, Hair Stylist, keluhan tersebut sudah mulai sering didengarnya sejak beberapa tahun ini, persisnya lima tahun belakangan.

Pada umumnya, katanya, mereka yang ‘terserang’ adalah remaja yang masih mengenakan baju seragam putih biru dan putih abu-abu. “Mungkin karena masih sekolah dan masih malu-malu gitu, jadi mereka kurang mau terbuka. Tapi, justru orangtua mereka yang langsung berkonsultasi dengan saya,” papar pria jangkung ini.

Jika ditilik lebih jauh lagi mengenai fenomena uban yang tumbuh di masa remaja ini, ternyata ada beberapa faktor yang menjadi penyebabnya. Pertama adalah faktor genetik alias keturunan keluarga dan kedua adalah pola gaya hidup yang kurang sehat. Untuk faktor yang pertama, tentu saja terlalu sulit dihindari sebab sudah turun temurun dialami. Bisa terjadi di usia berapa saja, bahkan di masa kanak-kanak sekalipun.

Faktor kedua adalah pola hidup yang kurang sehat, setidaknya masih bisa diperbaiki. Dengan menjalankan pola hidup sehat seperti olahraga teratur, makan makanan bergizi serta menjaga kesehatan tubuh. Setidaknya, faktor yang kedua ini terjadi bukan karena salah dari sononya, tapi memang pengelolaan diri saja yang kurang tepat.

Meskipun secara medis uban tidak memiliki efek pada kesehatan namun kemunculannya dapat merusak performance seseorang. Maka tak jarang ditemukan rasa tidak percaya diri alias minder pada mereka yang timbul uban di usia muda. Come on, nggak perlu minder, guys, masalah rambut putih di kepala bisa kamu konsultasikan kepada hair stylist kok. Siapa tau ketemu jalan keluarnya.

Ngomong soal jalan keluar, berikut adalah contoh kasus beberapa orang yang sudah numbuh uban di usia muda. Apa saja trik mereka mengatasi uban ya? Ini dia pengakuan mereka…

Amalia Tri Wahyuni, Karyawati Swasta
Uban bukan hal yang menakutkan
Tak ada hal yang harus ditakutkan dari uban. Begitu wanita langsing ini menyikapi uban yang muncul di kepalanya sejak masih remaja. Memang, diakui Lia, begitu sapaannya, jika ada orang lain yang melihat rambut putihnya tersebut, berbagai macam komentar secara spontan langsung terdengar. “Ih, udah tua lu ya?” salah satunya. Namun, tambahnya, bukan berarti harus langsung putus asa dan minder, lalu malas bergaul.

Nggak mesti begitu juga ya, uban sebenarnya bukanlah masalah besar dalam hidup ini. Toh bukan berarti dengan tumbuhnya uban dunia akan kiamat ‘kan? Banyak cara kok untuk mengatasinya, apalagi seperti sekarang ini. Jenis perawatan rambut semakin banyak, semakin memudahkan kita untuk mengatasinya,” papar Lia yang mengatasi ubannya dengan rajin mengecat hitam rambutnya.


Ahmad Zubaidi, Pegawai Bank
Faktor genetik/keturunan
Semasa kuliah, Ahmad—panggilan pria keturunan Arab ini sering diberondong pertanyaan seputar rambut putih yang banyak kelihatan di kepalanya. Dengan nyantai, ia menjawab semua pertanyaan teman-temannya bahkan sampai para dosen sekalipun yang penasaran dengan ubannya. Katanya, memang faktor keturunan keluarga, mengingat ia sudah mulai beruban sejak kelas tiga SD!

Setidaknya, sikap nyantai Ahmad ini menunjukkan bahwa tidak ada yang salah kalau orang muda beruban. Malahan, tambahnya, itu merupakan salah satu cara untuk bisa cepat dikenal orang. Ambil sisi positifnya aja deh. Kalau ditanya, ia pun tidak menginginkan ada uban di usia yang tergolong muda.

“Tapi apa boleh buat, namanya diberi Tuhan seperti ini, mana mungkin mau dihindari lagi. Tidak usah terlalu pusinglah. Uban yang muncul tidak menimbulkan efek yang bahaya bagi tubuh, jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Apalagi kalau seperti saya ini, memang beruban karena faktor genetik alias keturunan, yah mau diapain lagi?“ terang Ahmad seraya memberi motivasi untuk anak muda lain yang mengalami nasib serupa dengannya. Uban bukan masalah besar bo’!

Novawaty, Wiraswasta
Tetap Pede
Kalau ditanya apakah memang keturunan tumbuh uban di usia muda, wanita berkulit putih ini menampiknya. Nova mengakui bahwa uban yang tumbuh di kepalanya karena hobinya yang suka gonta-ganti warna rambut dan penggunaan hair dryer yang berlebih. Belum lagi kebiasaannya mencatok rambut sebelum berangkat ngantor. “Namanya juga wanita, selalu ingin tampil sempurna di setiap penampilannya. Terlebih urusan rambut, pasti super duper perfeksionis,” beber cewek ibukota ini.

Awalnya tumbuh uban, cerita Nova, ia memang sempat merasa minder. Apalagi kalau mendengar omongan teman-temannya yang asal nyeletuk, kadang rasa jengkel kerap timbul. Nah, akibatnya, untuk mendapatkan penampilan sempurna, Nova lebih memilih jalan untuk mewarnai rambutnya dengan warna-warna cat rambut yang sedikit terang biar tetep pede. Toh, akhirnya uban bukan sebuah bencana bukan? Malahan dengan rambut yang dicat ngejreng seperti ini kerap kali membuat semua mata yang memandang terkagum-kagum.

Tahukah Kamu?

Proses kimiawi yang sering dilakukan, misalnya pengecatan rambut berwarna secara kontinu, pelurusan rambut hingga penggunaan hair dryer bukanlah penyebab terjadinya penumbuhan uban di masa remaja. Semua proses kimiawi itu tidak ada hubungannya sama sekali dengan uban yang muncul di kepala.

Hingga saat ini, obat untuk mengatasi uban yang muncul di usia remaja belum ditemukan. Namun ada beberapa jenis tumbuh-tumbuhan dari Tiongkok yang bisa dijadikan sebagai ‘penawar’ uban. Antisipasi juga bisa dilakukan dengan mengecat rambutmu (dengan warna hitam) serta melakukan perawatan yang sewajarnya demi keindahan rambut. Selamat mencoba.